Minggu, 28 Januari 2018

RASA INI

Dan ketika itu, hatiku berkata bahwa dia yang pantas menjadi seorang pemimpin di dalam hidup kami. Namun kenyataannya tidak sama dengan apa yang ada dalam harapku.
Aku terjebak dalam keadaan yang sangat rumit. Keadaan yang tak mungkin bisa aku putuskan.
Disaat aku sudah menjadi milik orang, dan saat itu pula aku masih mengaguminya, berharap dia yang akan mendampingi aku dan sisa hidupku.

Tuhan, kenapa Engkau tidak mempertemukan kami disaat yang tepat. Kami  saling ada  rasa, tapi keadaan tak bisa menyatukan rasa.

Kamu, taukah kamu jika saat ini aku masih menyimpan rasa. Rasa yang selalu ingin bersamamu, rasa yang tak ingin kehilangan kamu, rasa yang tak mungkin bisa aku hilangkan, rasa yang beda dari rasa yang sebelumnya, bahkan rasa yang sangat berbeda dari apa yang aku rasakan  saat ini.
 Kamu, apakah kamu tahu, aku ingin bahagia bersamamu. Entah kenapa aku sangat yakin bahwa aku akan bahagia jika aku bersamamu.
Kamu, apakah kamu merasakan  apa yang aku rasakan saat ini.

Tak banyak kata yang ingin aku ucap, aku ingin dia tahu bahwa aku nyaman bersamanya. Bahkan sangat nyaman dibanding apa yang aku rasakan saat ini.

Namun semua itu hanya angan, hanya banyang semu. Dan mustahil akan jadi nyata.
Biarlah rasaku ini hanya aku, Tuhan, dan Dia yang tahu.
Aku akan menyayangi dan mencintainya selalu, meskipun raga kami tak akan pernah menyatu.
Salam sayang dari orang yang datang di dihidupmu meski hanya sesaat. Namun sayang ini akan abadi selamanya.

#Pinky

Tidak ada komentar: